PUISI DAN CERPEN
• Puisi
Di tepi Sungai
Air beriak tenang
Bayang-bayang pohonan teduh dan rindang
Padang luas dan sawah terbentang
Jalanan sepi dan damai
Ketika matahari mulai terbenam
Bayang-bayang pohonan teduh dan rindang
Padang luas dan sawah terbentang
Jalanan sepi dan damai
Ketika matahari mulai terbenam
Nun jauh di sana
Di desa yang teduh dan tenteram
Asap mengepul
Dari dapur-dapur rumah yang tersembul
Di desa yang teduh dan tenteram
Asap mengepul
Dari dapur-dapur rumah yang tersembul
Bapak, ibu, anak-anak
Mereka semua sudah pulang
Mandi dan memasak
membuat makanan malamnya
Mereka semua sudah pulang
Mandi dan memasak
membuat makanan malamnya
Dan dari sawah
bangau-bangau beterbangan
burung-burung terbang merendah
pulang ke sarangnya
dalam kegelapan pohonan
bangau-bangau beterbangan
burung-burung terbang merendah
pulang ke sarangnya
dalam kegelapan pohonan
Anak-anak
bangau-bangau dan burung-burung itu
Seperti kita
mereka terbang jauh mengembara
namun pulang juga ke bumi
karena mereka mencintai bumi
dan mencintai rumah mereka yang tenteram
mencintai kampung halaman dan tanah kelahirannya.
• Cerpen
Betapa menyenangkannya menjadi orang kaya. Hidup serba berkecukupan. Apapun yang diinginkan akan terpenuhi. Karena semua sudah tersedia. Seperti halnya Tiyas. Seorang anak orang kaya yang menjadi banyak sorotan, Berangkan dan pulang selalu diantar oleh supir pribadi dan mobil mewahnya.
Meskipun bergelimang harta tiyas tidaklah menyombongkan diri. Tidak kalah dengan Tiyas, Orang tua Tiyas juga merupakan orang yang baik dan ramah, Tidak berpatokan pada harta dalam bergaul dan tidak membeda-bedakan orang disekelilingnya. Kawan-kawan Tiyas sangat suka dan betah berlama-lama di rumah Tiyas karena mereka selalu disambut ramah dan diperlakukan seperti keluarga sendiri oleh keluarga Tiyas.
bangau-bangau dan burung-burung itu
Seperti kita
mereka terbang jauh mengembara
namun pulang juga ke bumi
karena mereka mencintai bumi
dan mencintai rumah mereka yang tenteram
mencintai kampung halaman dan tanah kelahirannya.
• Cerpen
Indahnya Sebuah Persahabatan
Meskipun bergelimang harta tiyas tidaklah menyombongkan diri. Tidak kalah dengan Tiyas, Orang tua Tiyas juga merupakan orang yang baik dan ramah, Tidak berpatokan pada harta dalam bergaul dan tidak membeda-bedakan orang disekelilingnya. Kawan-kawan Tiyas sangat suka dan betah berlama-lama di rumah Tiyas karena mereka selalu disambut ramah dan diperlakukan seperti keluarga sendiri oleh keluarga Tiyas.
Comments
Post a Comment